March 20, 2011 ,

Belajar Sikap Kebersamaan, Tenggang Rasa, dan Ketertiban dari Bencana Tsunami di Jepang

Tsunami di Jepang

Tsunami di Jepang. Saya tahu bahwa ada 2 perbedaan yang mungkin ada menanggapi bencana gempa, tsunami, radiasi nuklir yang sedang dialami jepang saat ini.

pertama : ” itu adalah cobaan “

kedua : ” itu adalah adzab “

Saya tahu bahwa jepang adalah salah satu penghasil film porno besar saat ini, tapi saat ini saya ingin memandang bencana gempa, tsunami, radiasi nuklir yang sedang melandanya sebagai ujian, bukan sebagai adzab ! Karena yang sedang saya ingin bahas disini adalah bagaimana hebatnya sikap rakyat dari bangsa yang bernama Jepang tersebut.

Sebelumnya, apa yang akan saya bahas tidaklah lepas dari 2 sumber ini. Saya pastikan info yang akan saya sampaikan semoga valid. Karena berasal dari sumber terpercaya.

1. http://internasional.kompas.com/read/2011/03/16/07391145/Ketangguhan.Jepang.Memukau.Dunia

2. http://internasional.kompas.com/read/2011/03/18/08475755/Tsunami.Itu.Datang.Sebelum.Sakura.Mekar

Tsunami di Jepang

Tsunami di Jepang

 

1

Sekalipun kelaparan dan krisis air bersih mendera jutaan orang di sepanjang ribuan kilometer pantai timur Pulau Honshu dan pulau lain di Jepang, para korban sabar dan tertib menanti distribusi logistik. Hingga hari keempat pascabencana, Selasa, tidak terdengar aksi penjarahan dan tindakan tercela lainnya.

Membaca penggalan diatas, saya sangat amatlah salut. Dimana keadaan sudah memaksa perilaku ” kalau terpaksa, ya bolehlah ” untuk dilakukan. Tapi pada kenyataanya ternyata tidak demikian. Walaupun sedang terjadi kemelut emosi yang mendalam akibat sanak keluarga yang banyak meninggal dan keadaan yang sudah tidak punya apa – apa, namun sikap tertib tetaplah dijunjung tinggi oleh rakyat bangsa Jepang tersebut.

Wow !

Saya tadinya ingin menggambarkan ibaratnya bencana gempa, tsunami, radiasi nuklir terjadi di Indonesia, hahaha tidak perlu. Untuk urusan antri tiket sepabola dan urusan menunggu lampu lalu lintas yang sedang berwarna merah saja, sudah tidak tertib. Tak usahlah lebih mempermalukan negeri ini lagi dengan angan angan cobaan yang lebih tinggi.

2

”Perserikatan Bangsa-Bangsa belum mengambil langkah-langkah selama belum ada permintaan. Jepang adalah negara paling siap di dunia (menghadapi bencana),” kata Elisabeth Byrs, juru bicara Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), kepada Reuters.”

Beuhhhhhhhhhhhh !

Mantep coy !

Sang PBB aja sampai segen untuk membantu, tanpa Jepang meminta permintaan tolong terlebih dahulu ! Disini saya terkesima lagi. ckckckck branding Jepang sebagai bangsa tangguh sedemikian kuat banget ya. Sekali lagi, sampai PBB saja tidak enak hati menolong langsung, takut menyinggung bangsa Jepang kali ya. dan sekaligus karena biasanya Jepang mampu menangani bencana bencana sebelumnya kali ya.

Salut + Keren !

3

Sebelum bus pergi, Mikasa-san, salah seorang pengungsi, menyerahkan kantong plastik penuh berisi roti kepada anak-anak itu sebagai bekal perjalanan menuju Tokyo sejauh sekitar 330 km dari Kesennuma.

”Mereka selalu baik kepada kami. Bahkan, tetap baik saat bencana,” kata Marlina, remaja asal Brebes, Jawa Tengah, yang sudah 2,5 tahun tinggal dan bekerja di pabrik pengolahan telur ikan salmon di Kesennuma.

Menurut dia, orang-orang Jepang di Kesennuma sering menyambangi rumah kontrakan anak-anak Indonesia dan membagikan makan. ”Kami bukan siapa-siapa, tetapi mereka menerima kami seperti saudara, bukan hanya melihat kami sebagai pendatang,” katanya.

Bahkan, menurut rekan Marlina, Yulianti (19), asal Cirebon, pada hari pertama setelah gempa dan tsunami, ketika hanya tersisa sebuah jeruk di pengungsian, orang-orang Jepang itu membagi satu ruas jeruk untuk satu orang. ”Tak peduli asli Jepang atau tidak. Semua mendapat bagian,” kata Yulianti.

Subhanallah ! sangat amatlah bersatu Jepang itu !

Tsunami di Jepang

Coba kejadian kejadian tidak pandang bulu mengenai golongan tersebut bisa divideokan, dan video itu bisa diperlihatkan kepada orang yang bisa saya pilih, saya akan memilih kepada kelompok kelompok yang masiiiiiiiih saja sok sok jijik atau merasa lebih tinggi kedudukannya dibandingkan kelompok lainnya.

Adanya beda jamaah lah ! masalah doa kunut dipakai tau tidaklah ! masalah paham Imam Syafi’i dan Imam yang lainnya lah ! masalah Habib lah ! itu baru dari satu agama. Yaitu masalah dalam agama Islam.

Sekarang contoh untuk satu bangsa ini. Orang Jawa anti dengan orang Batak ! Orang Betawi enggan dengan orang Padang ! Orang ini tidak suka dengan orang ini !

Cuihhhh ! Hei ! kalau mau sok sok saling bersatu banget nih ya, kita ini bersatu sebenernya satu dunia ! mau diperkecil lagi, kita ini satu rumpun ! mau diperkecil lagi, kita ini satu negara ! negara Indonesia ! masiiiiiiiih ada aja sikap pilih pilih orang berdasarkan suku gitu ! Heran ! cukup pandanglah orang dari sikapnya saja. Kalau dia salah, ya cukup kesal dengan orang tersebut saja. tidak usah dijudge dengan, dasar orang Batak ! ( misalkan )

Cukuplah unek unek saya + kagum saya dengan bangsa Jepang yang saat ini telah dilanda bencana gempa, tsunami, radiasi nuklir.

Semoga saya yang nulis, bisa lebih mengamalkan mengenai ketertiban yang saya agung agungkan diatas, bisa lebih tidak pernah mengeluh dalam menghadapi masalah, dan tidak pernah terbersit sedikitpun memandang orang dari suku, daerah, warna kulit, atau cakep tidaknya orang yang saya kenal.

Buat anda yang membaca, semoga bisa mengambil pembelajaran dari celotehan celotehan saya yang mungkin gak sopan.

Dan buat bangsa ini, semoga makin kuat, makin bersatu, dan makin tertib

Oia, untuk membantu Jepang yang sedang dilanda bencana gempa, tsunami, radiasi nuklir kita bisa membantunya dengan cara yang ada di artikel ini :

–> Bantu jepang dengan Donasi 108 setiap kita mengkliknya  <–

 

Sekalipun kelaparan dan krisis air bersih mendera jutaan orang di sepanjang ribuan kilometer pantai timur Pulau Honshu dan pulau lain di Jepang, para korban sabar dan tertib menanti distribusi logistik. Hingga hari keempat pascabencana, Selasa, tidak terdengar aksi penjarahan dan tindakan tercela lainnya.