CAT | Keluarga
Mendidik Anak Cerdas. Artikel yang memberikan gambaran Bagaimana Mendidik Anak Cerdas.
Hai, saya Aulia Hayati.
Sebelumnya saya pernah menuliskan artikel di blog khalid Abdullah ini. Mudah”an artikel yang saya buat bermanfaat untuk pembacanya. ^_^
Pada artikel ini saya akan berbagi mengenai pengetahuan yang saya dapat mengenai cara agar seorang anak tumbuh menjadi anak yang cerdas. Khalid Abdullah pernah menuliskan artikel Mengapa Bangsa Yahudi Bisa Sedemikian Pintarnya, namun bagi saya membuat seorang anak menjadi pintar tidak hanya diadaptasi dari cara orang-orang Yahudi.
Pada awalnya seorang janin yang berada dalam rahim ibu tumbuh dan berkembang untuk mencapai perkembangan yang sempurna hingga lengkaplah semua organ serta alat indera pada tubuh bayi tersebut, tentunya bayi belum bisa belajar apa-apa didalam sana. (more…)
GRATIS !!!
Powered By WP Footer
21
Apa Nasehat Ke-2 Orang Tuamu ??? Kalau saya….. ( Ibu )
57 Comments · Posted by Khalid Abdullah in Blogging, Keluarga, Marketing, Profesionalisme
Setiap orang tua pasti mempunyai “celotehan” yang khas. Kalau anda hidup bersama orang tua anda, pasti anda hafal “celotehan-celotehan” itu.
Yap ! Celotehan yang bahkan sebelum diucapkanpun, kita sudah bisa menebaknya, saat kita sedang dimarahi. Hahaha bukannya dengerin malah dihafalkan.
Kalau orang tua menekankan suatu perkataan yang diulang-ulang, sebenarnya (more…)
GRATIS !!!
Powered By WP Footer
Saya beberapa minggu yang lalu, ditugaskan ibu ( selanjutnya : Ummi ) saya untuk mengantarkan segala keperluan adik saya Aziz, yang sedang berada di pesantren. Di Bogor.
Saya membawakan dia uang, makanan, dan segala keperluan harian lainnya. Pokoknya digabung dalam beberapa kantong plastik. Pokoknya umi yang ngurusin, dan saya tinggal mengantarkan deh.
Ternyata di salah satu kantong plastik itu, ada surat yang (more…)
GRATIS !!!
Powered By WP Footer
ibu yang berjasa · kasih sayang anak ibu · kasih sayang seorang anak · kasih sayanga ibu · surat mengharukan
1
Mengapa Bangsa Yahudi Bisa Sedemikian Pintarnya ?
142 Comments · Posted by Khalid Abdullah in Keluarga, Keseharian, Pembelajaran, Profesionalisme, Sikap Hidup, Warning
Kalau anda membenci negara Vatikan, lalu anda mengumumkannya ke banyak orang, secara tidak langsung anda mengajak bermusuhan seluruh pemeluk agama Katolik. Karena disitulah pusatnya agama Katolik.
Begitu pula kalau anda membenci negara Tibet, anda mengajak ribut pemeluk agama Budha. Karena dinegara itu hampir seluruh warga negaranya memeluk agama Budha.
Tapi kalau anda membenci dan mencaci maki negara Israel alias bangsa Yahudi, dijamin anda sependapat bahkan didukung oleh masyarakat dunia lainnya.
Karena bangsa Yahudi memang (more…)
GRATIS !!!
Powered By WP Footer
Alasan Mengapa Bangsa Yahudi Pintar · alasan yahudi pintar · Anak-anak yahudi pintar · mengapa bangsa yahudi pintar · orang sukses dari yahudi · orang-orang yahudi pintar · rahasia yahudi pintar · rahasia yahudi sukses · trik yahudi pintar · Wajib Baca
17
Pelampiasan Marah Ala Abraham Lincoln
12 Comments · Posted by Khalid Abdullah in Keluarga, Keseharian, Pembelajaran, Tokoh Besar
Mungkin anda sudah sangat tahu, bahwa marah itu sangat buruk efeknya bagi tubuh kita sendiri, tapi yang namanya hidup, ada aja yang bikin kita jadi lepas kendali alias marah.
Rasa marah yang sudah sangat-sangat, pada akhirnya bisa mengakibatkan rasa sakit hati yang sangat dalam.
Dalam menghadapi rasa marah yang datang , Orang-orang besar yang sudah berada di kestabilan emosi tingkat tinggi memiliki caranya masing-masing. Salah satunya adalah Abraham Lincoln.
Ngomong-ngomong ada yang tidak tahu Abraham Lincoln ? ( hehehe )
Itu loh presiden ke dari Negara Amerika Serikat, yang dikenal sangat bijaksana dan berkepribadian sangat menyenangkan orang-orang sekitarnya.
Balik lagi ke topik, Mau tahu caranya Lincoln melupakan rasa sakit hati ???
GRATIS !!!
Powered By WP Footer
dendam · kemarahan · Keseharian · marah · pengendalian diri · Perjuangan · seorang sakit hati
14
Masa Kecil, Masa Penuh Penyerapan
7 Comments · Posted by Khalid Abdullah in Keluarga, Keseharian, Pembelajaran

Sebut saja Amri dan Usman. 2 anak laki-laki dari sepasang suami istri. Berumur 4 tahun dan 3 tahun.
Sedang tekun-tekunnya bermain game di netbook baru yang baru dibelikan oleh bapaknya. Berbagai game dijajal tanpa rasa bosan.
Karena haus, sang kakak, Amri. Mengambil air minum untuk menghilangkan dahaganya. Selesai minum, sang kakak punya inisiatif untuk membahagiakan bapaknya yang telah membelikan netbook dan membolehkan dirinya bermain game sepuasnya.
” Pasti bapak senang kalau netbooknya aku bersiin ” dalam hati Amri.
Lalu diapun mengambil kanebo, dengan gaya orang dewasa mau menyelesaikan suatu pekerjaan berat, diambilnya gelas yang berisi air minum tadi.. diteguknya perlahan… tidak sampai habis !
Disisakan air minum yang ada di gelasnya, lalu mulai dituangkan air minum yang tersisa itu ke keyboardnya, cyurrrrrrrrr…….. dan mulailah dia membersihkan dengan santainya menggunakan kanebo ditangannya !
Srok kosrok Kosrok !
” Sampe Bersih ! ”
Hahahahahahaha
~
Amri tidak jahat. Tidak juga bodoh. Tingkah ”kejamnya” membersihkan netbook milik bapaknya bukan disengaja. Melainkan suatu tindakan yang terjadi akibat dari keinginan baiknya dalam menyenangkan bapaknya yang telah membolehkannya bermain sepuasnya.
Itu kepolosan anak kecil. Murni kepolosan. Sekali lagi : Hahahahaha !
( saat menulis artikel ini, saya ngakak banget, tidak kebayang deh bagaimana kejadiannya. Tapi ini cerita sungguhan loh. Cerita anak dari adik guru saya. Bayangin coba deh tamapang anak kecil yang lagi serius ingin ngebahagiakan bapaknya dengan berusaha membersihkan netbook milik ayahnya, padahal lagi serius merusaknya. hahahahaha )
Tapi kenapa bukannya mengambil lap ya ? ( meskipun tetap saja salah membersihkan netbook memakai lap)
Terus kenapa memakai air minum yang sedang dipegangnya ya ? Kenapa tidak mengambil kain pel gitu ?
Ternyata begini... Amri kecil pernah melihat ibunya sedang minum. Sesaat mata sang ibu melihat meja makan yang kotor. Lalu ibunyapun menyisakan air yang diminumnya, dan mulai menuangkan air di gelasnya ke atas meja tersebut.
Cyurrrrrr……
Diambilnya pula kanebo. Lalu dimulailah kegiatan membersihkan meja kotor tersebut, Percis seperti Amri yang sangat berhasil dalam meng-aplikasikannya dalam kegiatan pembersihan netbook baru ayahnya.
~
Hikmahnya : Berlakulah yang baik di depan anak anda. Terutama apabila masih kecil. Kalau anda biasa bersikap dan berkata buruk sebelumnya, jaimkanlah sikap anda saat di depan anak anda. Karena nanti bisa ditiru oleh mereka.
Bukan maksud saya untuk menyamakan derajat seorang manusia dengan hewan. Tapi cobalah tanyakan kepada kerabat-kerabat anda yang mempunyai hewan peliharaan yang disiplin makan, atau buang kotoran di tempat tertentu. Pasti mereka akan menjawab : ” Soalnya dilatihnya pas dari kecil ”, kalau anda bertanya : ” kok bisa sih kucingnya, pipis pada tempatnya ? ”
0Ya ! Masa kecil adalah masa penyerapan kebiasaan, tingkah laku, cara berbicara, cara bersikap terhadap apa yang ada di sekitarnya. Terutama perilaku orang terdekat yang mengasuhnya. Orang Tuanya.
GRATIS !!!
Powered By WP Footer
anak kecil · Keseharian · orang tua · pengalaman · polos

