Cobaan Hidup

23 Flares 23 Flares ×

Cobaan Hidup. Semoga pengetahuan saya mengenai cobaan hidup, bisa diterima dan memberi manfaat bagi yang membacanya.

—<>—

Sekali – kali saya naek angkot. Lalu duduk di pojok. Karena macet, angkotpun diam di tengah pasar Ciputat.

Pandangan terlempar kemana saja mata memandang. Ya ibu – ibu hamil saya pandangi, anak kecil lagi nangis gara – gara rebutan permen sama temannya, mas – mas lagi markirin motornya. kondektur yang lagi teriak marah gara – gara bisnya hampir diserempet motor.

Pandangan saya terhenti. Pada seorang wanita.

Orang gila.

–<>–

Saya pandangi wanita itu dengan seksama. Lusuh. Jelas ! Namanya juga orang gila.

Lalu saya diem sebentar. Saya kemudian agak jadi kesel sama Allah.

Bagaimana tidak ???!!! orang gila yang jelas – jelas gak mandi, gak wudhu, ga cuci muka, tidur di lantai kotor dan basah,  kok bisa gak jerawatan !

Sedangkan saya yang mandi ( meski kadang – kadang sehari sekali saja ) dan sering cuci muka disertai wudhu 5 kali sehari, kok bisa gampang jerawatan ya !

Saya diem sebentar., meski saya belum menemukan jawaban atas ketidak adilan Allah tersebut, yang masih dibenak saya adalah : ” Pokoknya Allah punya cerita lain ! Hanya saya yang belum menemukan jawabannya “

–<>–

Saya mengalihkan pandangan ke seberang pandangan saya, ibu – ibu dengan 2 anak kecil yang dibawanya. Tampaknya ekonomi ibu itu tidaklah bagus, soalnya pakaian anak- anaknya terlihat compang camping.,, anak yang satunya pilek parah. Anak yang satunya ada luka koreng di lututnya.

Saya berfikir lagi, ngapain coba Allah ngasih anak ke ibu itu ???!!! dia saja untuk urusan makan dia sendiri mungkin kesusahan !

–<>–

Melayang ingatan saya pada cerita klient ibu saya yang sudah sukses segala – galanya, tapi sampai umur pernikahannya yang ke 10, belum juga dikaruniai anak.

–<>–

Ringkasan dari renungan cepat yang saya dapatkan.

Cobaan hidup seseorang beda – beda.

Allah pasti tidak akan salah pilih kasih cobaan hidup ke hambanya.

Kadang kita mengeluh saat diberi cobaan hidup apapun. Seakan cobaan hidup itu terlalu hina atau terlalu susah atau terlalu banget deh Allah ngasih cobaan itu ke kita. Seakan rasanya kita paling menderita.

Lalu menyamakan dengan kenikmatan orang lain ! Saya jerawatan, lalu menggerutu dengan menyamakan keenakannya orang gila yang tidak jerawatan. Atau menyamakan dengan muka teman saya yang meski tidak pakai helm kemanapun, tetap saja mukanya mulus dan bersih !

Padahal orang gila itu jelas mempunyai cobaan hidupnya sendiri. Jelas orang gila, cobaan hidupnya adalah dia gak punya rumah, gak hidup normal, gak punya teman, gak punya blog ( eh bukan masala ya kalo gak punya blog ? heheh )

Dan teman saya itu ternyata mempunya cobaan hidupnya sendiri -sendiri juga ! Ya ternyata teman saya itu iri dengan saya yang sangat PD melakukan apapun ! Dan dia menganggap masalah ketidak PD-an dia itu adalah masalah besar dalam hidup dia.

Dan dia juga iri dengan saya yang mudah saja mendekati perempuan manapun.

Owhhhhhhh !

Kalau begitu, Tampaknya ada yang harus kita luruskan dari salah satu sikap menggerutu kita .

Tampaknya saat kita mendapatkan cobaan hidup, yang orang lain tidak mengalami cobaan hidup seperti yang kita hadapi, dan kita mulai menggerutu…, sepertinya kita harus mengatakan :

” Hei !!! Cobaan hidup orang itu mempunyai jatahnya masing – masing ! “

” Cobaan hidup yang sedang saya alami, adalah sudah dijatahkan oleh Allah ! sudah dipaketkan khusus saat kita lahir ke dunia ini  “

” Tak perlu iri dan tak perlu membanding-bandingkan dengan kemudahan hidupnya orang lain ! karena sebenarnya orang lainpun sebenarnya memiliki cobaan hidupnya sendiri ! Hanya saja kita tidak tahu ! “

Life goes on….. Life is good. Keep Finding The Way to solve the problem.

Semoga kita bisa menenangkan hati kita dan tetap optimis sebetapa beratnya cobaan hidup kita.

23 Flares Facebook 21 Twitter 1 Google+ 1 23 Flares ×

23 Flares Facebook 21 Twitter 1 Google+ 1 23 Flares ×