January 24, 2011

Dave Tally | Sosok Penggebrak Hati Soal Halal dan Haram

Dave Tally
9 Flares 9 Flares ×

Sebuah cerita tentang gelandangan yang mengembalikan uang hasil temuannya, padahal dia sendiri sedang sangat membutuhkannya. Tidak tanggung – tanggung, yang dikembalikannya sebanyak US$3.300.

Inilah ceritanya. Sebuah cerita yang sudah terjadi sekitar sebulan yang lalu, tetapi menarik sayaa ngkat kembali. Cerita tentang Dave Tally yang Pribadi jujurnya sangat dibutuhkan di negeri ini :

<–>

Bagi sebagian orang, menemukan uang dalam jumlah banyak milik orang merupakan rezeki nomplok. Namun, tidak demikian dengan seorang tuna wisma di Amerika Serikat (AS) berikut ini.

Menemukan uang yang nilainya setara dengan puluhan juta rupiah, gelandangan bernama Dave Tally itu tidak gelap mata. Dia justru mengembalikan uang itu kepada pemiliknya. Kendati tanpa pamrih, niat baik Tally itu mendapat balasan lebih dua kali lipat dari nilai uang yang dia temukan.

Kantor berita Associated Press pada 10 Desember 2010 menuturkan, tunawisma asal Kota Tempe di negara bagian Arizona itu suatu ketika menemukan tas berisikan uang sebesar US$3.300 atau sekitar Rp. 29,7 juta. Tally baru saja sembuh dari kecanduannya terhadap obat-obatan terlarang dan alkohol.

Dia menemukan kantong tas berisi uang tersebut sepulangnya dari membetulkan sepeda. Tanpa pikir panjang, Tally langsung memberikan tas beserta isinya ke sebuah komunitas pelayan tunawisma di Tempe. Lelaki berusia 49 tahun itu tidak mengambil sepeserpun dari uang tersebut, padahal uang di kantongnya telah habis untuk membetulkan sepeda.

Setelah ditelusuri, ternyata gepokan uang di dalam tas tersebut milik Bryan Belanger, seorang mahasiswa di Universitas Negeri Arizona yang kehilangan tas ketika hendak membeli mobil bekas. Bersama dengan Stephen Spark, staf komunitas pelayan tunawisma, Tally mengembalikan uang tersebut kepada Belanger. Kisah Tally ini diberitakan oleh radio KTAR yang langsung menjadi pembicaraan seluruh kota.

Atas kejujurannya ini, Tally dipuji sebagai pahlawan para tunawisma karena telah merubah citra mereka yang buruk. Dewan kota Tempe yang tersentuh dengan kejujurannya, membuat rekening untuk sumbangan seluruh kota. Banyak warga yang kagum juga memberikan cek kepadanya yang jumlahnya bahkan melebihi uang yang dia temukan, yaitu senilai US$8.000 (Rp.72 juta). Tidak sedikit dari warga juga menawarkan pekerjaan kepadanya agar Tally dapat mandiri.

Seorang dokter gigi bahkan memberikan perawatan gigi dan memberikan gigi palsu secara gratis kepada Tally. Seorang pengacara menawarkan jasa pro-bono kepadanya untuk menangani kasus-kasus lama yang menimpanya. Walikota Tempe, Hugh Hallman, menjadikan hari ditemukannya uang tersebut sebagai hari Dave Tally.

“Saya tidak menyangka semua berakhir seperti ini. Saya hanya berpikir untuk mengembalikan tas tersebut dan semuanya selesai,” ujar Tally.

Dulunya, Tally adalah seorang pengawas di sebuah perusahaan kontraktor. Dia kehilangan pekerjaannya ketika pada tahun 1999 dia didakwa karena mengendara dalam keadaan mabuk. Karena itu juga dia kehilangan izin mengemudinya. Tally mengaku dia memang pernah kecanduan alkohol dan obat-obatan.

Tally mengatakan akan menggunakan uang yang dia peroleh dari sumbangan untuk merencanakan hidupnya. Dia mengatakan ingin membuka sebuah pusat pelatihan komputer. Dia juga mengatakan akan memilih pekerjaan yang ditawarkan kepadanya.

<–>


Subhanallah ! itu satu kata yang keluar dari saya, saat saya membaca cerita tersebut. Betapa masih ada orang dizaman seperti ini yang berperilaku jujur seperti itu.

Saya yakin setelah anda membaca cerita diatas, anda sudah sedemikian termotivasinya, sehingga tidak perlu ada kalimat inti atau hikmah yang saya simpulkan, karena sudah sangat jelas. But, ijinkan saya memberi tahu kegundahan hati saya, sehingga mengutip cerita di atas.

Cerita di atas sebagai jawaban lantang saya untuk siapapun di dunia ini yang masih berfikiran sangat kuno tentang sebuah rejeki. Maksud kuno disini apa ? Maksud kuno disini adalah orang yang beranggapan :

” Cari duit yang haram aja susah, apalagi yang halal ! “

Untuk cerita diatas memang bukanlah sebuah cerita tentang mencari duit yang halal, tetapi dengan kejujuran yang diberikan oleh si Dave Tally tadi, setidaknya membuktikan bahwa mencari duit halal itu adalah benar adanya dan akan abadi selamanya. Tidak perduli sampai zaman kapanpun, mencari duit dengan jalan halal adalah bisa.

  • Nyamuk yang untuk menghisap darah saja, taruhannya nyawa. ( digeplak orang )
  • Sesudah menghisap darah, badan jadi berat ( resiko kegeplak lagi gara – gara kelamaan kabur )
  • Bahkan belom berhasil menghisa darah saja, kadang sudah bisa mati duluan ( udah digeplak dulluan )

See ? Allah itu jelas udah menyiapkan rejekinya masing-masing buat para makhluknya ! klise memang. tetapi omongan klise ini yang kadang -kadang hanya dianggap “klise”, tetapi tidak dianggap “klise” untuk disadari. Hanya “klise” di pendengaran. Tidak untuk diamalkan.

Buat yang sudah jelas jelas terpatri dihatinya untuk mencari uang dengan cara halal bagaimanapun susahnya, selamat. Setidaknya perut kita di akhirat kelak akan aman – aman saja saat pemeriksaan.

Artikel ini hanyalah sebagai luapan saya yang mungkin berguna untuk para pembaca sekalian. Dan sebagai artikel harapan semoga teman saya sang palecur yang masih menganggap cari duit halal itu sudah tidak mungkin lagi dan masih berfikiran ” Cari duit yang haram aja susah, apalagi yang halal ! ” .

Ya. Semoga dia membacanya.

Amiiiiiin.

Sumber cerita yang dicopy paste :

http://us.dunia.vivanews.com/news/read/193442-kembalikan-uang-gelandangan-ini-jadi-pahlawan


9 Flares Facebook 7 Twitter 1 Google+ 1 9 Flares ×


28 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

9 Flares Facebook 7 Twitter 1 Google+ 1 9 Flares ×