April 26, 2011

Kaca Spion dan Etika Mengendarai Motor dan Hubungannya dengan Kehidupan

kaca spion
29 Flares 29 Flares ×

Saya mengantarkan ummi  saya kerumah ibunya. Berarti mengantarkan ibu saya ke rumah nenek saya ya. Saat pulang, ditengah slownya naik motor, saya mendapatkan ispirasi tentang kaca spion dan tentang hidup ini.

Kaca Spion

Dengan kaca spion, kita bisa melihat kebelakang, apa yang sudah kita lewati. Hasil dari yang telah kita lewati ya bermacam – macam. Bisa saja kita baru saja membuat nenek-nenek berteriak ” woyyy naek motor yang bener donk ! ” atau bisa saja membuat pengendara sebuah mobil sedan bersumpah serapah ” woy body mobil gw kegores nih ma lu ! biar nyusruk tau rasa lu! “.

Atau bisa juga yang bagusnya seperti, seseorang ibu-ibu yang tersenyum, setelah 5 detik yang lalu kita telah mengalah dan memberinya jalan untuk menyebrang jalan duluan. atau mungkin membuat mas-mas terpesona dengan tampang iri-iri pengen-pengen gitu, karena melihat motor kita bagus kayak motornya Valentino Rossi.

Ya, kita harus memasang kaca spion pada alam bawah sadar dan alam penerimaan koreksi diri kita. Jelas kegunaannya untuk memonitor langkah-langkah hidup kita selama ini. Entah yang ingin kita koreksi adalah dalam hal bisnis kita. Sudah berperilaku seperti pebisnis yang sholeh dan halal belom ? atau terkadang menghalalkan segala cara. Untuk koreksi sosial dan pertemanan kita, sudah berteman dengan baik atau belom. Jangan-jangan kita sebenernya sering menyakiti teman kita, hanya saja kita belom menyadarinya.

Terserahlah mau pasang kaca spion untuk apa, yang penting saat kita memang sudah niat memasangnya, kita memang sudah bersedia untuk merubahnya. Bisa dengan merenung untuk merenungi kesalahan, bisa juga meminta orang lain untuk menjadi kaca spion yang berbicara kepada kita ( minta saran dan kritik )

Yang sudah berlalu ya sudah berlalu…, kalau buruk ya, jangan terlalu merasa nyeselll. Segera berubah. Kalau dahulunya bagus, ya juga jangan terlalu belagu. Ingat prestasi kita yang dahulu ya sudah berlalu…, jangan terlalu mengungkit-ungkit supaya kita tidak mau menerima kritikan buat diri kita sendiri. Yang berlalu biarlah biarlah berlalu, kalau dulu sering nabokin orang begitu diejek, ya bisa dikurangi dulu jadi hanya menyentil mungkin. Sampai akhirnya mungkin tidak bertindak kasar sama sekali.

Kalau dahulu pernah mempunyai badan atletis, ya sudah saat dikoreksi orang kalau perut anda sudah jadi agak gemukan, ya terima saja… memang anda mungkin yang sekarang sudah tidak pernah fitness lagi ke gym. Jangan karena anda pernah atletis, terus jadi membangga-banggakan pretasi badan anda yang atletis. dahulu kala.

Pandang ke Depan

Setelah melihat spion, jangan lupa untuk menatap ke depan kembali. Nanti bisa nabrak truk yang di depan. Pikirkan mau lewat fly over atau jalan biasa yang lewat kiri. Jangan meleng, nanti malah nabrak tiang lampu penerang jalan lagi !

Okey, bagus sudah mengoreksi perjalanan hidup anda. Buat juga rencana kedepannya. Sadar dengan ketidakfokusan anda berbisnis internet tidak menjadikan anda akan mendapatkan ribuan dollar lewat internet. Buat rencana kedepannya, mau fokus di bisnis apa. Jangan pindah-pindah lagi. Sudah sadar bahwa selama ini anda tidak pernah bisa membuat lelucon yang membuat teman anda ketawa, ya mulai untuk merencanakan mengganti bahwan candaan anda. Sadar perlu. Tapi membuat rencana juga sangat perlu untuk membuat perubahan yang terarah.

Cherish Every Moment

Yang lalu sudah berlalu, tidak akan bisa dirubah lagi. Yang di depan, bagus kalau sudah direncanakan. Sehabis direncanakan ya dijalani. Jangan hanya jago membuat rencana saja ! Itu sama saja bermimpi tapi tidak bertindak.

Butttttt nikmati prosesnya…, jangan tergesa-gesa. Nikmati aja proses menjadi lebih baiknya.

Mau jadi ahli design, ya nikmati saja proses puyengnya berkutat dengan Adobe Photoshop atau Corel Draw. Kalau kita bertahan, nanti juga sampai kok ketujuan kita. asal kita sabar dan tetap pada satu tujuan.

Kaca spion, membuat kita bisa melihat kebelakang, apa kita baru saja melewati lobang besar sehingga kita tadi hampir saja mau jatoh dari motor tercinta kita. Berencana untuk tancap gas melewati fly over, itu bagus. Tapi kalau ternyata harus terjebak macet dulu… yo jangan ngegerutu. nikmati saja proses harus melalui kemacetan ini. Nikmati setiap detik hidup kita. Cherish evey moment.

Jangan menyesali apa yang telah terjadi. Jangan pula terlalu berharap muluk dengan rencana ke depan kita yang masih menjadi misteri Ilahi. Nikmati yang sekarang, Karena kita hidup untuk saat ini.

Semoga bermanfaat.


29 Flares Facebook 26 Twitter 2 Google+ 1 29 Flares ×


18 Comments

  • Artikel ini sangat inspiratif. Saya juga merasa tercerahkan. Kaca Spion… mmm… Kaca spion dalam hidup itu adalah the flashback mirror of our life. Penting banget untuk sekali2 melihat kembali perjalanan hidup kita, yang jelas untuk perbaikan ke depan.

    Terima kasih mas Khalid :)

  • bener tuh mas setuju sekali, motor harus pake kaca sepion tapi jangan terus melihat ke belakang lihatlah masadaepan , meskipun liat kebelakang jangan lama2,,, hehe
    saya juga dulu waktu gak pake kaca sepion di tilang polisi lho, xixixi

  • Setuju sekali mas.. Jangan melihat ke belakang tapi lihat sekarang.. Saya teringat saat ujian kemarin, ketika dipersalahkan dosen penguji saya menjawab sebetulnya sebelumnya pernah saya ajukan namun tidak sesuai dengan pembimbing, akhirnya dengan enaknya penguji menjawab “lha yang diuji yang tertulis sekarang atau yang dulu mas?”
    Terbungkam deh mulut saya…
    Seterusnya saya tidak berani lagi deh mengungkit2 dahulu meskipun itu benar, nasib jadi korban dosen pembimbing…
    Kita memang harus sering2 meminta masukan orang lain sebagai spioin tentang diri kita agar bisa selalu maju…

  • artikelnya bagus mas khalid,,
    kaca spion yang kecil tapi berguna besar untuk masa depan,
    ;)

    tapi gak lagi curhat kan mas???
    “Kalau dahulu pernah mempunyai badan atletis, ya sudah saat dikoreksi orang kalau perut anda sudah jadi agak gemukan, ya terima saja… memang anda mungkin yang sekarang sudah tidak pernah fitness lagi ke gym.”
    :wkwkwk:

  • ciye yang disenyumin ibuibuuu~ uhuy!!!

    ralat tulisan “Cheris Every Moment”-nya jadi “Cherish Every Moment” dong.. Dibold font gede soalnya.. XP

  • Semua sisi memang tak boleh terlewatkan, masa lalu itu pelajaran bagi kita, masa depan itu harapan ntuk kebahagiaan kita, dan masa kini merupakan jembatan perjuangan yang semestinya terus diperkokoh agar tak runtuh karena beban kehidupan :)

  • nambahin mas….
    filosofinya kaca spion itu hanya utk dilihat sekali-sekali. jangan dipantegin terus, nanti bisa kecelakaan. Jangan terlalu sering lihat kebelakang. Masa depan dibentuk dari apa yang kita lakukan SEKARANG, bukan dari kejadian yang sudah lalu.

    ini artikel memang khasnya mas Khalid… mantaf mas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

29 Flares Facebook 26 Twitter 2 Google+ 1 29 Flares ×