Sebut saja Amri dan Usman. 2 anak laki-laki dari sepasang suami istri. Berumur 4 tahun dan 3 tahun.

 

Sedang tekun-tekunnya bermain game di netbook baru yang baru dibelikan oleh bapaknya. Berbagai game dijajal tanpa rasa bosan.

 

Karena haus, sang kakak, Amri. Mengambil air minum untuk menghilangkan dahaganya. Selesai minum, sang kakak punya inisiatif untuk membahagiakan bapaknya yang telah membelikan netbook dan membolehkan dirinya bermain game sepuasnya.

 

Pasti bapak senang kalau netbooknya aku bersiin ” dalam hati Amri.

 

Lalu diapun mengambil kanebo, dengan gaya orang dewasa mau menyelesaikan suatu pekerjaan berat, diambilnya gelas yang berisi air minum tadi.. diteguknya perlahan… tidak sampai habis !

 

Disisakan air minum yang ada di gelasnya, lalu mulai dituangkan air minum yang tersisa itu ke keyboardnya, cyurrrrrrrrr…….. dan mulailah dia membersihkan dengan santainya menggunakan kanebo ditangannya !

 

Srok kosrok Kosrok !

 

Sampe Bersih ! ”

 

Hahahahahahaha

 

~

 

Amri tidak jahat. Tidak juga bodoh. Tingkah ”kejamnya” membersihkan netbook milik bapaknya bukan disengaja. Melainkan suatu tindakan yang terjadi akibat dari keinginan baiknya dalam menyenangkan bapaknya yang telah membolehkannya bermain sepuasnya.

 

Itu kepolosan anak kecil. Murni kepolosan. Sekali lagi : Hahahahaha !

 

( saat menulis artikel ini, saya ngakak banget, tidak kebayang deh bagaimana kejadiannya. Tapi ini cerita sungguhan loh. Cerita anak dari adik guru saya. Bayangin coba deh tamapang anak kecil yang lagi serius ingin ngebahagiakan bapaknya dengan berusaha membersihkan netbook milik ayahnya, padahal lagi serius merusaknya. hahahahaha )

 

Tapi kenapa bukannya mengambil lap ya ? ( meskipun tetap saja salah membersihkan netbook memakai lap)

 

Terus kenapa memakai air minum yang sedang dipegangnya ya ? Kenapa tidak mengambil kain pel gitu ?

 

Ternyata begini... Amri kecil pernah melihat ibunya sedang minum. Sesaat mata sang ibu melihat meja makan yang kotor. Lalu ibunyapun menyisakan air yang diminumnya, dan mulai menuangkan air di gelasnya ke atas meja tersebut.

 

Cyurrrrrr……

 

Diambilnya pula kanebo. Lalu dimulailah kegiatan membersihkan meja kotor tersebut, Percis seperti Amri yang sangat berhasil dalam meng-aplikasikannya dalam kegiatan pembersihan netbook baru ayahnya.

 

~

 

Hikmahnya : Berlakulah yang baik di depan anak anda. Terutama apabila masih kecil. Kalau anda biasa bersikap dan berkata buruk sebelumnya, jaimkanlah sikap anda saat di depan anak anda. Karena nanti bisa ditiru oleh mereka.

 

Bukan maksud saya untuk menyamakan derajat seorang manusia dengan hewan. Tapi cobalah tanyakan kepada kerabat-kerabat anda yang mempunyai hewan peliharaan yang disiplin makan, atau buang kotoran di tempat tertentu. Pasti mereka akan menjawab : ” Soalnya dilatihnya pas dari kecil ”, kalau anda bertanya : ” kok bisa sih kucingnya, pipis pada tempatnya ? ”

 

0Ya ! Masa kecil adalah masa penyerapan kebiasaan, tingkah laku, cara berbicara, cara bersikap terhadap apa yang ada di sekitarnya. Terutama perilaku orang terdekat yang mengasuhnya. Orang Tuanya.

 

Leave a Reply